Memang, membeli rumah bekas bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan hunian Anda. Padahal, membeli rumah bekas lebih menguntungkan karena harga rumah bekas lebih murah dan bebas PPN.

Tips berikut bisa digunakan sebelum membeli rumah bekas.

Membeli rumah bekas tanpa perantara atau langsung ke pemiliknya

Lebih baik membeli rumah bekas langsung dari pemiliknya. Karena bisa bertanya langsung tentang berbagai hal yang berhubungan dengan rumah tersebut seperti: B. Kapan dibangun, luas areanya, alasan dijualnya dan lain sebagainya.

Anda sedang mencari kusen pintu? bisa kunjungi tautan tersebut.

Manfaat lainnya adalah Anda dapat dengan bebas bernegosiasi untuk mendapatkan harga yang lebih murah pada properti bekas.

Anda bisa bernegosiasi lebih baik. Penjual juga tidak menanggung harganya, karena dia tidak harus membayar komisi broker.

Kita juga melayani jual pintu segala jenis & segala desain, silahkan bisa kunjungi tautan tersebut.

Pilih agen atau broker yang tepat

Jika Anda sudah terlanjur jatuh hati pada sebuah rumah dan perlu membelinya melalui agen atau agen, pastikan agen tersebut bisa dipercaya. Anda bisa bertanya kepada kerabat tentang broker terpercaya.

Anda juga dapat menggunakan layanan pialang real estat yang terkenal dan kredibel. Mereka biasanya menawarkan layanan untuk mengatur dokumen penjualan dan pembelian.

Terkadang broker hipotek juga membantu saat Anda perlu memproses pinjaman.

Ketahui umur konstruksi rumah

Usia konstruksi rumah mempengaruhi harga rumah bekas yang akan Anda beli. Jika umur kurang dari 10 tahun dianggap baru, maka umur 10 sampai 20 dianggap sedang dan umur bangunan lebih dari 20 tahun dianggap tua.

Jika rumah sudah selesai direnovasi, Anda bisa menanyakan kapan terakhir kali direnovasi. Hal lain yang perlu Anda ketahui adalah kualitas bahan, jenis struktur dan kualitas pengerjaannya.

Rumah yang semakin tua tentunya kualitasnya akan semakin menurun, jika tertarik juga perlu menyiapkan dana tambahan untuk renovasi.

Amati lingkungan sekitar rumah

Lingkungan sangat penting agar Anda merasa nyaman dan aman di dalam rumah. Akses jalan juga bisa dipertimbangkan jika Anda membutuhkan jalan yang lebar karena memiliki mobil. Tentu, luas jalan bisa diperhitungkan.

Kelengkapan legalitas

Anda perlu melihat sertifikat rumah atau SHM, sertifikat IMB, bukti pembayaran pajak PBB, dll. Pastikan nama yang diberikan sesuai dengan nama penjual rumah.

Jika tidak, Anda harus segera menanyakan nama pemilik sebelumnya atau surat penjualan. Fase ini sangat penting karena melibatkan kepemilikan. Jangan sampai timbul perselisihan di kemudian hari.

Periksa harga di pasar rumah

Sebagai pertimbangan sebelum membeli rumah bekas, Anda bisa mengecek harga pasaran di suatu daerah. Jadi, Anda memiliki tolok ukur untuk negosiasi.