Rekomendasi Gunung untuk Pendaki Pemula!

 

Melihat berbagai foto indah para pendaki yang berfoto saat sunrise di puncak gunung membuat kita menjadi takjub. Indah sekali ya, pemandangannya. Pengen deh sekali seumur hidup bisa melihat keindahan seperti itu secara langsung. Berawal dari keinginan tersebut, banyak sekali orang yang mulai mencari tahu tentang hobi mendaki gunung. Dan mencari referensi tentang gunung untuk pemula. Agar pengalaman pertamamu mengesankan, sebaiknya mendaki gunung yang tingkat kesulitannya mudah dan pemandangannya juga bagus.

Berikut beberapa rekomendasi gunung untuk pemula:

Gunung Ijen

Nama Gunung Ijen pasti sudah tidak asing lagi di kalangan penikmat alam. Gunung ini dikenal dengan fenomena blue fire nya yang eksotis. Tidak heran jika banyak sekali wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang rela bangun dari pagi-pagi buta untuk mendaki gunung ini. Fenomena blue fire memang hanya bisa dinikmati maksimal sebelum jam 04:00 pagi.
Kalaupun ketinggalan fenomena blue fire, tidak masalah! Karena pemandangan sunrise di Gunung Ijen ini juga tidak kalah indah. Namun keduanya mempunyai rute yang berbeda. Jadi, kamu hanya bisa pilih salah satu saja.

Gunung Prau

Gunung Prau dikenal sebagai gunungnya para pendaki pemula. Gunung ini juga dikenal dengan pemandangan sunrise terindah. Jika ingin berburu golden sunrise, sebaiknya mulailah pendakian lewat jalur Patak Banteng. Patak Banteng adalah rute pendakian Gunung Prau yang paling mudah. Kamu akan langsung mencapai area Sunrise Camp melalui jalur ini. Rute ini juga menjadi rute terpopuler dan terpadat ketika weekend.

Gunung Lawu

Gunung Lawu merupakan salah satu gunung tertua yang ada di Pulau Jawa. Di balik sisi misteriusnya, gunung lawu terus menarik minat para pendaki. Jalur Cemoro Sewu adalah jalur pendakian terfavorit bagi pendaki pemula. Alasannya karena rute ini mempunyai fasilitas shelter, toilet juga warung yang memadai hingga puncak Hargo Dumilah. Petugas basecamp yang bekerja sama dengan tim SAR juga telah siap siaga membantu para pendaki yang butuh bantuan untuk evakuasi darurat.

Gunung Papandayan

Jika ingin mencoba mendaki gunung dengan rasa-rasa wisata, cobalah untuk mendaki Gunung Papandayan. Buat pemula, lebih baik pilih rute via Camp David. Dari campground, harus melakukan trekking untuk melintasi jalanan aspal yang mulus. Untuk menghemat tenaga, bisa membayar jasa ojek untuk membawamu hingga sampai ke titik pendakian.

Keunikan dari Gunung Papandayan adalah, bisa menikmati pemandangan kawah di awal pendakian. Untuk kontur tanah, area gunung papandayan didominasi dengan bebatuan beku dan batu belerang. Area tanjakan menjadi terasa lebih ringan berkat adanya anak-anak tangga dari berbatuan yang sangat rapi. Permukaan tanah yang landai membuatmu merasa seakan sedang tidak mendaki gunung. Apalagi, dengan adanya sepeda motor warga yang lalu lalang.

Setelah melewati tanjakan yang tajam, kamu akan sampai di area terbuka. Di sini, kamu akan menyaksikan pemandangan kawah-kawah aktif dari Gunung Papandayan. Aroma belerang yang kuat dapat membuat nafasmu menjadi pengap. Untuk mengurangi efek belerang, gunakanlah masker.