Butuh pinjaman online cepat cair cukup KTP, tapi bingung harus pake fintech yang mana? Mau bandingin, tapi banyak banget pilihan? Nggak usah khawatir. 

Berhubung lagi rajin, saya mau bikin ulasan perbandingan nih antara fintech pinjaman online cepat cair cukup KTP Kredivo vs Pinjam Winwin. Saya pernah pake salah satunya buat pinjam dana darurat beberapa minggu lalu. 

Saya bakal jelasin apa sih bedanya Kredivo dan Pinjam Winwin dalam hal pinjaman online beserta tetek bengeknya. Siapa tau bisa jadi referensi teman-teman milih pinjaman online yang bersahabat dan pas di kantong. 

Perbedaan Kredivo vs Pinjam Winwin

Meskipun sama-sama menawarkan layanan pinjaman online cepat cair cukup KTP, Kredivo dan Pinjam Winwin memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Kredivo adalah fintech dengan tiga layanan kredit utama, yaitu beli sekarang dan bayar nanti dalam 30 hari tanpa bunga, cicilan tenor 3/6/12 bulan, dan pinjaman tunai. 

Sementara fintech Pinjam Winwin secara khusus hanya menawarkan layanan pinjaman online non bank tanpa jaminan. Sama halnya dengan layanan pinjaman tunai di Kredivo. Jadi kalo kita pake Kredivo, kita ibaratnya punya all in one fasilitas kredit dalam 1 tempat. Sementara di Pinjam Winwin, hanya bisa digunakan jika kita butuh dana darurat. 

Mau nyicil HP di e-commerce tapi nggak punya CC? Nah, kita bisa pake Kredivo selama limitnya mencukupi. Sebab, saat ini ada banyak banget merchant yang udah jadi mitra Kredivo. Contohnya, Tokopedia, Blibli, Bukalapak, Lazada, Erafone. 

Limit Pinjaman di Kredivo vs Pinjam Winwin

Sekarang, perbandingannya langsung ke fitur pinjaman tunai ya supaya apple to apple antara Kredivo dan Pinjam Winwin. 

Di Kredivo, limit yang bisa didapat pengguna maksimal adalah Rp 30 juta. Terutama pengguna Premium. Tapi, nggak semua pengguna bisa dapat limit segitu. Kayak saya aja contohnya yang cuma dapat sekitar Rp 18 jutaan (tetep banyak Alhamdulillah, hehe). 

Dengan limit Rp 18 juta, saya bisa pinjam dana di Kredivo mulai dari 500 ribu sampai 2 digit. Berapa 2 digit tepatnya? Yang tersedia dan mentok sampai limit 6 bulan. Contohnya gini, di kotak limit 6 bulan pada akun Kredivo saya, limit yang tersedia adalah Rp 12 jutaan. Maka, saya bisa ajuin pinjaman tunai di Kredivo sampai Rp 12 juta selama maksimal 6 bulan. 

Kenapa kok cuma 6 bulan? Karena, Kredivo menawarkan opsi tenor untuk pinjaman tunai mulai 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan. Jadi sesuai aturan yang berlaku ya. 

Sedangkan di Pinjam Winwin, jumlah pinjaman yang bisa diajukan mulai dari 500 ribu sampai maksimal Rp 3 juta. Untuk angka maksimal Rp 3 juta, pinjaman hanya bisa diajukan oleh “Repeat Customer” atau debitur yang sudah pernah pinjam dan memiliki histori kredit yang baik. Untuk pengguna baru, limit pinjaman awal terbatas mulai 500 ribu sampai Rp 2 juta. Untuk tenornya, di Pinjaman Winwin berlaku mulai 14 hari dan maksimal hingga 30 hari. 

Beda Suku Bunga di Kredivo vs Pinjam Winwin

Salah satu alasan kenapa saya merekomendasikan Kredivo untuk kamu pertimbangkan adalah bunganya. Bunga Kredivo bisa dibilang yang paling rendah dan bersahabat dibanding fintech lain yang sejenis. Cuma 2,6% per bulan, baik untuk cicilan atau pinjaman. Kapan lagi bisa dapat kredit cepat atau pinjaman online cepat cair cukup KTP cuma dengan bunga 2,6%?

Khusus untuk pinjaman tunai, ada biaya admin yang dibebankan Kredivo di awal kepada debitur sebesar 6%. Pengalaman saya pinjam uang di Kredivo sebesar Rp 1 juta, rincian pinjamannya menjadi seperti berikut: 

  1. Jumlah pokok pinjaman sebesar Rp 1 juta. 
  2. Biaya admin 6% dipotong di awal sebesar Rp60.000. 
  3. Jumlah pinjaman yang saya terima sebesar Rp940.000. 
  4. Tenor yang saya ambil 3 bulan, dengan angsuran per bulan sebesar Rp359.340. 

Angsuran tersebut sudah termasuk suku bunga 2,6%. Jadi kalo di total seluruh pinjaman saya balikinnya sebesar Rp1.078.020. Good deal sih kalo buat saya. Very good deal karena tanpa jaminan, tanpa survey pula. Plus, cair dalam 1 hari kerja. Hehe. 

Gimana dengan Pinjam Winwin?

Untuk bunga, Pinjam Winwin memiliki tingkat suku bunga sebesar 0,79% per hari bagi peminjam baru. Untuk peminjam lama, suku bunganya turun menjadi 0,393% per hari. Kalo kita bandingin sama Kredivo, tentu Kredivo punya suku bunga lebih rendah dibanding Pinjam Winwin. 

Tapi, suku bunga yang dimiliki Pinjam Winwin masih dalam batas yang sesuai dengan yang diatur oleh OJK dan AFPI. Yaitu tidak boleh dari 0,8%. Kalo kamu bertanya-tanya, kenapa sih kok bunganya lumayan tinggi? Ini adalah hal yang harus dipahami oleh kita sebagai peminjam di fintech. Bunga yang tinggi bisa dibilang adalah “jaminan” dari pinjaman yang tanpa jaminan, tanpa survey, dan bisa cair cepat. Sebab, jenis pinjaman ini termasuk pinjaman berisiko tinggi sehingga bunganya akan mengikuti. 

Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman di Kredivo vs Pinjam Winwin

Sampai sini, apakah kamu udah menentukan pilihan mau pake yang mana?

Kalo udah, yuk ketahui dulu perbedaan syarat dan cara mengajukan pinjaman di Kredivo vs Pinjam Winwin. 

Untuk Kredivo, syaratnya ada tiga, yaitu:.

  1. Kamu adalah WNI berusia 18 – 60 tahun. 
  2. Sudah memiliki penghasilan, minimum Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. 

Sedangkan Pinjam Winwin, menerapkan 4 syarat utama yang harus dipenuhi bagi peminjam, yaitu: 

  1. WNI berusia 21 – 50 tahun. 
  2. Sudah memiliki penghasilan, minimum Rp 3 juta. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri. 
  4. Punya rekening tabungan pribadi, email, dan bisa melampirkan dokumen persyaratan seperti foto KTP dan selfie. 

Sementara itu, untuk cara daftar dan pengajuan pinjaman, kamu tinggal download aja aplikasi Kredivo atau Pinjam Winwin di Google Play Store atau App Store. Untuk saat ini, yang tersedia di App Store baru Kredivo sedangkan Pinjam Winwin hanya bisa digunakan oleh pengguna smartphone Android. 

Dari perbandingan ini, mana nih yang jadi pilihanmu? Share, yuk! 😀