Flow meter magnetik digolongkan dalam tipe non intrusif, dan umumnya dapat diaplikasikan untuk jenis fluida apapun yang memiliki konduktivitas listrik yang wajar, yakni di atas 10 µS/cm3 (microsiemens / sentimeter kubik).
Adapun jenis cairan yang dapat ditangani oleh Electromagnetic Flow Meter ini seperti bubur kayu, limbah, cairan panas, coal powder, cairan dengan kekentalan yang tinggi seperti pada pabrik pengolahan makanan, dan cairan kriogenik atau bertemperatur sangat rendah.
Pengukur aliran magnetik ini banyak ditemui di pabrik-pabrik yang bergerak pada sektor berikut:
  • Industri Petrokimia
  • Unit desanilasi air laut menjadi air tawar
  • Pembangkit listrik
  • Water Treatment Plant (WTP)
  • Sistem Irigasi
  • Pabrik makanan dan minuman
  • Instalasi pengolahan air limbah
  • Dan lain sebagainya.
Perlu diingat bahwa karena electromagnetic flow meter bekerja dengan prinsip induksi, sehingga pengukuran tidak bergantung pada sifat fisik dan kimiawi dari zat, seperti massa jenis, suhu, viskositas, dan beberapa faktor lainnya.