Home Blog Page 4

Pengalaman Menggunakan Google Classroom

0

Semester ini saya mengajar mata kuliah sistem informasi. Aku memilih untuk memesan sistem merancang manajemen Informatioan oleh Hans van der Heijen (2009) sebagai referensi utama dan buku Perangkat lunak pendekatan praktisi rekayasa oleh Roger S. Pressman sebagai acuan dalam dukungan. Konferensi dan diskusi mendominasi pertemuan ke-7.

Materi yang telah dibahas yaitu konsep dan definisi sistem informasi manajemen dan jenis sistem informasi manajemen, transformasi data dari sistem informasi transaksional ke sistem informasi manajemen, dilanjutkan dengan pembahasan proses perancangan sistem informasi melalui pembahasan studi kasus.

Pemandu wisata. Pembahasan tentang konsep entitas, atribut dan tipe, relasi dan tipe, UML, berorientasi objek, kueri dan agregasi data telah berakhir.

Alat pembelajaran tambahan yang saya gunakan dalam perkuliahan semester ini adalah dengan menggunakan Media Google Kelas. Media ini adalah salah satu layanan Google Inc. Ini mendukung interaksi antara siswa dan guru atau dosen di “kelas virtual”.

Ngomong-ngomong, kampus kami merekomendasikan penggunaan media tersebut untuk mendukung interaksi antara mahasiswa dan fakultas dengan berbagai cara. Misalnya menyampaikan materi, memberikan kuis, memberi tugas, dll.

Tentunya dengan menggunakan media tersebut sangat membantu kita terutama dalam hal merangkum penilaian atau kegiatan siswa dalam penyampaian tugas.

Fitur waktu tugas atau kuis sangat membantu dalam hal ini. Kami mendapatkan informasi dengan sangat cepat tentang siswa mana yang bekerja tepat waktu dan mana yang tidak.

Tentunya media ini hanyalah PENDUKUNG dalam proses pembelajaran.

Pembelajaran tatap muka dan praktik langsung di dunia nyata masih diperlukan. Peristiwa dunia nyata masih sangat penting dalam menilai karakter siswa dan mengarahkan mereka secara langsung ketika kita merasa karakter yang ditampilkan tidak sesuai untuk menghadapi dunia yang menyenangkan. Asik….

Itulah cara google classroom bekerja untuk kita-kita, semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semua, terima kasih sudah membaca.

Selengkapnya tentang panduan menggunakannya: https://www.hops.id/cara-google-classroom.

Identitas Vans sebagai Sepatu Skate dan Lahirnya Seri-Seri Vans Generasi Awal

0

Pada tahun 1976, melalui tangan Tony Alva dan Stacy Peralta, lahirlah generasi kedua sepatu Vans yaitu Vans # 95 atau yang sekarang kita kenal sebagai era Vans.

Vans Era lahir dengan inovasi terbaru dan dapat dinikmati oleh para pemain skateboard dari segi desain, kombinasi warna dan tekstur.

Anda ingin mendapatkan info setiap waktu tentang sepatu vans atau sneaker? Silahkan bisa kunjungi tautan tersebut.

Vans Era menggabungkan dua warna dalam desainnya. Terdapat lapisan busa di sisi pergelangan kaki sepatu yang memberikan kenyamanan saat digunakan.

Selain itu, Vans mulai memperkenalkan slogan tanda tangan “Off The Wall” pada tahun yang sama.

Seiring waktu, Vans terus menerima sambutan hangat dari para pemain skateboard. Kemudian Vans tidak memikirkan seri selanjutnya.

Lahir pada tahun 1977 dengan desain yang gagah, Vans meluncurkan seri Vans # 36 pada tahun 1977 dengan garis lengkung khas pada bagian samping sepatu. Seperti yang bisa Anda bayangkan, van jenis ini sekarang bernama Old Skool Vans.

Old Skool menjadi lebih istimewa pada saat itu karena ini adalah sepatu skate pertama yang memasukkan sisipan kulit ke dalam bahan untuk meningkatkan daya tahan sepatu.

Menambahkan garis atau garis lengkung ke rangkaian Vans Old Skool adalah karya Van Doren sendiri, yang dikenal sebagai Jazz Stripe, yang masih menjadi merek dagang Vans hingga hari ini.

Dua tahun kemudian, Vans kembali ke karya barunya, The Vans # 98, atau yang lebih dikenal dengan Vans Slip On, yang memiliki desain menarik, lebih simpel, lebih ringkas, dan ramah pengguna.

Selain skateboard, para pengendara sepeda BMX juga turut serta merilis seri Vans yang membuat mereka populer di kawasan California Selatan.

Tak puas dengan total hanya empat seri, Vans terus menilai dan berinovasi untuk menyenangkan mayoritas pelanggannya yang merupakan pemain skateboard. Karena itu, lahirlah seri berikutnya bernama Style 38 atau sekarang Sk8-Hi.

Sk8-Hi memiliki desain jazz stripe atau garis-garis melengkung di sisi sepatu seperti Old Skool dan dinaikkan lebih tinggi sehingga menutupi pergelangan kaki.

Desain menarik ini dibuat semata-mata dengan pemahaman para pemain skateboard agar dapat melindungi diri dari cedera engkel dan engkel yang sering terjadi pada mereka.

6 Tips Membeli Rumah Bekas

0

Memang, membeli rumah bekas bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan hunian Anda. Padahal, membeli rumah bekas lebih menguntungkan karena harga rumah bekas lebih murah dan bebas PPN.

Tips berikut bisa digunakan sebelum membeli rumah bekas.

Membeli rumah bekas tanpa perantara atau langsung ke pemiliknya

Lebih baik membeli rumah bekas langsung dari pemiliknya. Karena bisa bertanya langsung tentang berbagai hal yang berhubungan dengan rumah tersebut seperti: B. Kapan dibangun, luas areanya, alasan dijualnya dan lain sebagainya.

Anda sedang mencari kusen pintu? bisa kunjungi tautan tersebut.

Manfaat lainnya adalah Anda dapat dengan bebas bernegosiasi untuk mendapatkan harga yang lebih murah pada properti bekas.

Anda bisa bernegosiasi lebih baik. Penjual juga tidak menanggung harganya, karena dia tidak harus membayar komisi broker.

Kita juga melayani jual pintu segala jenis & segala desain, silahkan bisa kunjungi tautan tersebut.

Pilih agen atau broker yang tepat

Jika Anda sudah terlanjur jatuh hati pada sebuah rumah dan perlu membelinya melalui agen atau agen, pastikan agen tersebut bisa dipercaya. Anda bisa bertanya kepada kerabat tentang broker terpercaya.

Anda juga dapat menggunakan layanan pialang real estat yang terkenal dan kredibel. Mereka biasanya menawarkan layanan untuk mengatur dokumen penjualan dan pembelian.

Terkadang broker hipotek juga membantu saat Anda perlu memproses pinjaman.

Ketahui umur konstruksi rumah

Usia konstruksi rumah mempengaruhi harga rumah bekas yang akan Anda beli. Jika umur kurang dari 10 tahun dianggap baru, maka umur 10 sampai 20 dianggap sedang dan umur bangunan lebih dari 20 tahun dianggap tua.

Jika rumah sudah selesai direnovasi, Anda bisa menanyakan kapan terakhir kali direnovasi. Hal lain yang perlu Anda ketahui adalah kualitas bahan, jenis struktur dan kualitas pengerjaannya.

Rumah yang semakin tua tentunya kualitasnya akan semakin menurun, jika tertarik juga perlu menyiapkan dana tambahan untuk renovasi.

Amati lingkungan sekitar rumah

Lingkungan sangat penting agar Anda merasa nyaman dan aman di dalam rumah. Akses jalan juga bisa dipertimbangkan jika Anda membutuhkan jalan yang lebar karena memiliki mobil. Tentu, luas jalan bisa diperhitungkan.

Kelengkapan legalitas

Anda perlu melihat sertifikat rumah atau SHM, sertifikat IMB, bukti pembayaran pajak PBB, dll. Pastikan nama yang diberikan sesuai dengan nama penjual rumah.

Jika tidak, Anda harus segera menanyakan nama pemilik sebelumnya atau surat penjualan. Fase ini sangat penting karena melibatkan kepemilikan. Jangan sampai timbul perselisihan di kemudian hari.

Periksa harga di pasar rumah

Sebagai pertimbangan sebelum membeli rumah bekas, Anda bisa mengecek harga pasaran di suatu daerah. Jadi, Anda memiliki tolok ukur untuk negosiasi.

Cara Tepat Bertukar Kartu Nama di Era Pandemi

0

Di tengah pandemi seperti ini, mungkin sulit bagi Anda untuk berjejaring secara offline dan bertemu langsung dengan mitra bisnis atau pelanggan.

Meski begitu, Anda masih bisa berjejaring secara online melalui aplikasi obrolan atau video meeting seperti Google Meet atau Zoom Meeting.

Jika biasanya saat bekerja langsung bisa bertukar kartu nama, lalu bagaimana jika baru bisa melakukan jejaring online seperti sekarang? Bagaimana Anda bertukar kartu nama yang baik dan benar selama pandemi?

Lagi butuh kartu nama? silahkan bisa kunjungi tautan tersebut untuk mendapatkannya.

Tukar Kartu Bisnis Digital

Di era pandemi ini, Anda akan kesulitan bertukar kartu nama secara langsung. Meski begitu, Anda tetap bisa bertukar kartu nama digital dengan calon mitra bisnis atau calon pelanggan.

Anda dapat mengirimnya melalui email atau saat Anda memiliki rapat online.

Dengan menyediakan kartu nama digital, Anda dan penerima kartu nama tidak perlu lagi menyimpan banyak kartu nama, tetapi Anda tetap dapat mencarinya di email atau aplikasi yang Anda gunakan.

Tindak lanjuti di tempat

Ketika Anda telah menerima kartu nama, misalnya, saat rapat online. Coba tunjukkan ketertarikan Anda pada pemberi kartu nama untuk menunjukkan bahwa Anda menghargai dan menerima informasi yang diperoleh dari kartu nama tersebut.

Anda dapat mencoba mengomentari informasi bisnis yang ada di dalamnya, memasukkan informasi tersebut ke dalam buku alamat, dan sebagainya.

Jika Anda bertemu secara langsung, Anda juga bisa menunjukkan ketertarikan Anda dengan memegang kartu nama dan meletakkannya di atas meja atau menyimpannya di tempat kartu nama yang Anda miliki.

Ini membantu Anda mengingat nama orang lain dan menunjukkan bahwa Anda tertarik kepada mereka.

Berikan Saat Ada Pesanan Online

Saat pandemi seperti sekarang, Anda tidak mungkin memberikan kartu nama secara langsung atau meninggalkan kartu nama di kasir atau meja resepsionis, bukan? Karena begitulah cara Anda menukar kartu nama dalam pandemi seperti sekarang, Anda bisa memasukkannya langsung ke dalam pesanan online yang dilakukan oleh pelanggan.

Dengan begitu, pelanggan dapat dengan mudah mengingat bisnis Anda dan dapat menghubungi Anda kembali untuk melakukan pemesanan berulang di kemudian hari.

Ini adalah cara untuk bertukar kartu nama tepat di era pandemi. Jadi bahkan jika pandemi masih berlangsung, tidak ada alasan untuk tidak membuat dan mencetak kartu nama.

Jika Anda ingin cetak kartu nama, bisa kunjungi tautan tersebut.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggunakan Alat Kopo French Press

0
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggunakan Alat Kopo French Press

French press adalah salah satu metode pembuatan kopi manual yang paling banyak digunakan di dunia. Cara pemakaiannya sangat mudah diaplikasikan dan rasa yang dihasilkannya juga enak. Meskipun alat pembuatan kopi modern lainnya muncul satu per satu, penggunaan french press tidak akan lekang oleh perkembangan zaman.

Meski begitu, tidak semua orang benar-benar paham bagaimana menggunakan french press untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Beberapa kesalahan sering terjadi sehingga kopi yang diseduh dengan brewer ini kurang memuaskan.

Berat Kopi dan Rasio Air yang Digunakan Tidak Seimbang

Sama seperti menyeduh dengan alat manual brewing lainnya, dalam French press proporsi air dan jumlah kopi yang digunakan juga harus seimbang. Memang setiap orang punya selera sendiri-sendiri saat membuat kopi.

Tetapi Anda harus mempertimbangkan keseimbangan kopi dan air. Idealnya rasio perbandingan kopi dengan air dalam metode ini adalah 1:10 atau minimal 1:12. Jika kopi terlalu banyak, hasilnya akan terlalu kuat. Sebaliknya jika air terlalu banyak maka rasa kopinya tidak akan terasa.

Level Gilingan yang Tidak Tepat

Saat menyeduh dengan French press, tingkat penggilingan yang ideal adalah medium hingga kasar. Sebaiknya gunakan penggiling terbaik agar setiap hasil gilingan biji kopi tepat dan konsisten karena lama kelamaan akan mempengaruhi cita rasa kopi yang dihasilkan. Pastikan juga gilingan pada level yang sesuai, karena jika terlalu halus kopinya akan terasa terlalu pahit dan jika terlalu kasar maka kopinya tidak akan terasa terlalu pekat atau menjadi asam.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah tingkat penggilingan yang Anda gunakan terlalu halus atau terlalu tebal adalah dengan menekan plunger. Jika Anda menggunakan penggiling kopi yang terlalu halus maka akan sulit untuk menekan French press. Pada saat yang sama, jika terlalu kasar, mudah ditekan karena tidak ada tekanan.

Tidak Menghabiskan Kopi Langsung Setelah Selesai Diseduh

Banyak orang yang mengeluhkan bahwa French press cangkir kedua memiliki rasa kopi yang berbeda dengan cangkir pertama. Ini terjadi karena kopi yang tersisa di french press terus diekstraksi sehingga menghasilkan rasa pahit yang berbeda di cangkir pertama kopi. Ini adalah kesalahan sederhana yang sangat fatal.

Jika Anda tidak ingin segera menghabiskan kopi, Anda disarankan untuk memindahkan kopi ke cangkir lain. Karena jika ditaruh di French press, air yang mengenai kopi akan terus “bekerja” dan memberikan rasa yang berbeda sehingga lebih pahit yang jauh dari kata nikmat.

Untuk memudahkan anda membuat kopi sendiri di rumah selain menggunakan french press, anda bisa menggunakan mesin kopi dan kapsul kopi dari Nescafe Dolce Gusto yang juga menggunakan tekanan untuk menghasilkan rasa kopi yang nikmat apalagi penggunaannya juga lebih praktis.