Sudah lama saya tidak mengisi lembaran diare…eh diary blog digital ini. Sibuk ngapain aja yah? Yah begitulah, sibuk dengan rutinitas dan fokus pada ‘big goals‘ sendiri.

Ok, kali ini saya akan bercerita membuat forex “Expert Advisor (EA)” sendiri. As you may already know, bahwa dunia forex/saham/stock adalah dunia investasi finansial yang Full of Risk, tapi walaupun begitu High Risk High Gain. Yang Low Risk ada ga? Ada, tabungan dan deposito adalah beberapa contoh investasi yang aman dengan resiko yang sangat kecil, tapi profit juga kecil.

Kecuali Anda punya modal yang sangat besar, misal 10 Milyard Anda depositokan, maka dengan bunga deposito sekitar 5% perbulan, Anda akan menerima 50 juta. Pada dunia ‘trading, kita bisa melakukan ‘trade’ atau jual beli, mulai dari saham, stock, forex atau valas, emas hingga crypto-currencies seperti Bitcoin yang sedang booming.

Bursa saham dan valas beroperasi 24 jam dari senin hingga jum’at. Sehingga membuat peluang ‘trading’ lebih besar, karena pasar bursa dan valas ini tidak bersifat nasional, melainkan internasional. Kegiatan aktifitas ‘trade’ ini menjadi ‘dapur’ utama roda perekonomian dunia.

Berapa persen profit yang bisa kita dapat dari ‘trading’? Sejak kegiatan ‘trading’ beroperasi 24 jam dan perputaran uang yang melibatkan seluruh penjuru dunia, maka profit bisa dikatakan ‘unlimited.

Jadi kita lah sebagai trader yang sebaiknya menentukan target profit yang diinginkan baik itu dalam harian atau bulanan. You can imagine that how big this market is. Tapi bagaimana bagi para ‘trader’ pemula seperti saya yang tidak punya pengalaman ‘trading’ sama sekali seumur hidup ini? *kasian deh.

Nah, solusinya adalah dengan menggunakan Expert Advisor atau disingkat EA, Bahasa Indonesia-nya ‘Penasihat Pakar atau Penasihat Ahli”. *Agak aneh ditelinga saya. Bisa juga sih dengan menggunakan beberapa indikator, seperti MACD, RSI, EMA, Bollinger, tapi khan saya ga bisa dan ga ngerti bagaimana baca indikator-indikator tersebut.

 

Apa itu EA?

EA pada dasarnya adalah sebuah program yang dibuat untuk membantu para ‘Trader’ dalam mengambil sebuah aksi untuk BUY atau SELL dalam kegiatan Trading.

Kenapa perlu EA?

Bagi pemula seperti saya yang ‘buta’, tentunya selalu menghadapi kesulitan dalam menentukan kapan untuk mengambil posisi (Open Position (OP)) untuk BUY atau SELL.

Nah, EA ini dapat membantu Trader dalam menentukan OP. Bahkan dengan menggunakan EA forex atau robot EA, kegiatan ‘trading’ bisa dibuat full-otomatis. Karena semua aktifitas ‘trading’ dikerjakan oleh program atau robot EA.