Pengenalan Flow Meter

Flow meter merupakan suatu alat instrumen manfaat mengukur aliran berasal berasal berasal dari suatu fluida baik liquid (liquid flowmeter), sludge ( sludge flow meter) maupun gas (flow mtr. gas), baik yang temperatur rendah sampai temperatur tinggi. Dalam memilih style flow mtr. harus sesuai bersama suasana fluid dan manfaat flowmeter itu sendiri. Karakteristik berasal berasal berasal dari fluida yang diukur oleh flow mtr. benar-benar luas menjadi berasal berasal berasal dari tingkat corosive fluida di mana untuk fluida yang tingkat keasamannya tinggi mampu saja lebih sesuai kecuali manfaatkan flowmeter berasal berasal berasal dari bahan PVC / non logam.

Kelebihan dan Kekurangan Flow Meter Electromagnetic Flow  Meter

Flow meter magnetik atau elektromagnetik dirancang untuk mengukur aliran cairan bermuatan listrik di dalam pipa tertutup. Dengan manfaatkan komitmen ini, fluida (cairan) yang dapat digunakan harus konduktif secara elektrik (biasanya ≥ 5μS / cm) lebih-lebih ciaran asam agresif karena komitmen pengoperasian flowmeter magnetik didasarkan pada Hukum Induksi Elektromagnetik Michael Faraday. Cairan yang tidak sesuai bersama magnetic flow mtr. yaitu minyak dan cairan lainnya yang berbahan basic minyak bumi.

 

Kelebihan Electromagnetic Flow Meter

  • Pengukur aliran elektromagnetik mampu digunakan untuk mengukur cairan konduktif industri atau bubur.
  • Tidak ada kehilangan tekanan.
  • Rentang pengukuran besar, dan diameter pemancar aliran elektromagnetik adalah berasal berasal berasal dari 2,5mm sampai 2,6 m.
  • Pengukur aliran elektromagnetik mengukur laju aliran volume fluida yang diuji, dan pengaruh suhu, tekanan, densitas, dan viskositas fluida tidak terlibat di dalam komitmen pengukuran.

 

Kekurangan Electromagnetic Flow Meter

  • Penerapan flow mtr. elektromagnetik punyai keterbatasan tertentu. Itu cuma mampu mengukur aliran cairan layanan konduktif, dan tidak mampu mengukur aliran layanan non-konduktif, layaknya gas dan air untuk perlakuan panas yang lebih baik. Selain itu, lapisan harus dipertimbangkan di dalam suasana suhu tinggi.
  • Pengukur aliran elektromagnetik memilih laju aliran volume di dalam suasana kerja bersama mengukur kecepatan cairan konduktif. Menurut kriteria pengukuran, untuk layanan cair, aliran massa harus diukur. Laju aliran medium harus mengenai bersama densitas fluida. Media fluida yang tidak serupa punyai kepadatan yang tidak serupa dan banyak variasi bersama suhu. Jika pengukur mtr. aliran elektromagnetik tidak perhitungkan densitas fluida, tidak pas untuk cuma berikan tambahan aliran volume pada suhu normal.
  • Pemasangan dan commissioning flow mtr. elektromagnetik lebih rumit daripada flow mtr. lainnya, dan persyaratannya lebih ketat. Pemancar dan konverter harus digunakan bersama dan tidak mampu digunakan bersama dua style instrumen yang berbeda. Saat memasang pemancar, penentuan berasal berasal berasal dari wilayah pemasangan ke pemasangan spesifik dan commissioning harus dikerjakan sesuai bersama spesifikasi produk. Situs instalasi harus bebas berasal berasal berasal dari getaran dan medan magnet yang kuat. Pemancar dan perpipaan harus di dalam kontak yang baik dan membuka bersama baik sepanjang instalasi. Potensi pemancar adalah ekuipotensial pada cairan yang diukur. Saat menggunakan, gas yang tersisa di tabung pengukur harus dikeringkan, kecuali tidak maka dapat membawa pengaruh kekeliruan pengukuran yang besar.
  • Ketika flow mtr. elektromagnetik digunakan untuk mengukur cairan kental bersama kotoran, zat lengket atau sedimen melekat pada dinding anggota di dalam atau elektroda tabung pengukur, sehingga potensi output berasal berasal berasal dari pemancar berubah, yang membawa kekeliruan pengukuran , dan kotoran pada elektroda raih tingkat tertentu. Ketebalan mampu membawa pengaruh meteran tidak terukur.
  • Penskalaan atau keausan pipa pasokan air membawa dampak pergantian ukuran diameter dalam, yang dapat merubah nilai aliran asli dan membawa pengaruh kekeliruan pengukuran. Jika diameter anggota di dalam mtr. diameter 100mm beralih sebesar 1mm, itu dapat membawa sekitar 2% kekeliruan tambahan.
  • Sinyal pengukuran pemancar adalah sinyal potensial millivolt kecil. Selain sinyal aliran, ini termasuk punyai persentase beberapa sinyal yang tidak mengenai pada aliran, layaknya tegangan fasa, tegangan quadrature, dan tegangan mode umum. Untuk mengukur laju aliran secara akurat, beraneka sinyal interferensi harus dihilangkan untuk secara efisien memperkuat sinyal aliran. Kinerja konverter aliran harus ditingkatkan. Yang paling baik adalah manfaatkan konverter style mikroprosesor untuk mengontrol tegangan eksitasi. Mode eksitasi dan frekuensi mampu dipilih sesuai bersama pembawaan fluida yang dapat diuji, dan interferensi fase dan gangguan quadrature mampu dihilangkan. Namun, lapisan instrumen yang diperbaiki rumit dan biayanya tinggi.