Jenis Uang Berdasarkan Bahan Pembuatannya – Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua Jenis Uang yaitu uang logam dan uang kertas.

Uang Koin (Logam)

Koin terbuat dari logam; biasanya dari emas atau perak karena kedua logam tersebut memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil, bentuknya mudah dikenali, tidak mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilainya. Koin memiliki tiga nilai yang berbeda, yaitu:

Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa banyak emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.

Nilai nominal, yaitu nilai yang dinyatakan dalam mata uang atau cap harga yang tercetak pada mata uang tersebut. Misalnya seratus rupiah (Rp 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp 500,00).

Nilai tukar (riil), nilai tukar adalah kemampuan uang untuk ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya, Rp. 500,00 hanya bisa ditukar dengan permen, sedangkan Rp. 10.000.00 dapat ditukar dengan semangkuk bakso).

Uang Kertas

Selanjutnya uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan perangko tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU no. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari kertas atau bahan lain (yang menyerupai kertas). Demikianlah ulasan tentang jenis uang berdasarkan bahan pembuatannya semoga bermanfaat.

Sumber: beritaharianku