Prinsip operasi Differential Pressure Flowmeters (DP Flowmeters) di dasarkan pada persamaan Bernoulli yang menguraikan jalinan antara tekanan dan kecepatan pada suatu aliranfluida.

Alat ini memandu aliran ke dalam suatu penghalang aliran (yang membawa lubang bersama diameter yang berbeda bersama diameter pipa), supaya menyebabkan perubahan kecepatan aliran (flow velocity) dan tekanan (pressure) antara sisi upstream dan downstream berasal dari penghalang.

Dengan mengukur perubahan tekanantersebut,maka kecepatan aliran sanggup dihitung.

Differential pressure atau head flow measurement merupakan metoda pengukuran flow yang paling kondang selagi ini untuk mengukur aliran fluida di industri proses.

Dari tabel di atas, sanggup klita menyaksikan bahwa DP Flowmeter disarankan untuk digunakan pada phase dan kondisi layaknya di atas. Selain itu, DP Magnetic Flow Meter pada umumnya digunakan untuk pipa-pipa berdiameter 1/4 – 12″.

Kelebihan dan kekurangan

Kelebihan :

Biaya pengadaannya awal : rendah ~ sedang
Dapat digunakan di dalam cakupan luas (hampir semua phase fluida dan kondisi aliran).
Strukturnya kokoh dan sederhana

Kekurangan :

Rugi tekanan (pressure drop) : sedang ~ tinggi

Element utama pada DP Flowmeter

Berbagai style primary element yang ada dipasaran untuk DP flowmeters antara lain : orifice plates, venturi tube, flow nozzle, pitot tube, anubar tubes, elbow taps, segmental wedge, V-Cone dan Dall Tube.

Jenis yang paling banyak digunakan adalah orifice plate, tapi element lain tawarkan beberapa kelebihan untuk aplikasi tertentu. Kelebihan dan kekurangan untuk beragam style element tersebut sanggup dilihat di bawah.

 

1. Orifice Plates

Suatu plate berlubang dimasukkan ke dalam pipa dan ditempatkan secara tegak lurus pada flow stream.

Ketika fluida mengalir melalui orifice platetersebut maka menyebabkan peningkatan kecepatan dan penurunan tekanan.

Perbedaan tekanan sebelum dan sehabis orifice plate digunakan untuk mengkalkulasi kecepatan aliran (flow velocity).