Hukum aqiqah dalam islam sendiri tercantum sunnah muakkad serta bisa dicoba untuk muslim yang sanggup. Tujuan dilaksanakan aqiqah ini ialah berbagi kebahagiaan kepada orang dekat, sehingga timbul doa terbaik supaya Sang Kecil berkembang dengan baik dari raga ataupun akhlaknya. Dbawah ini kami paparkan menimpa dalil serta bawah hukum disyaratkannya aqiqah:

عَنْسَلْمَانَبْنِعَامِرٍالضَّبِيّقَالَ:سَمِعْتُرَسُوْلَاللهِصيَقُوْلُ:مَعَاْلغُلاَمِعَقِيْقَةٌفَاَهْرِيْقُوْاعَنْهُدَمًاوَاَمِيْطُوْاعَنْهُاْلاَذَى

Dari Salman bin‘ Amir Ad- Dhabiy, ia mengatakan: Rasulullah bersabda,“ Aqiqah dilaksanakan sebab kelahiran balita, hingga sembelihlah hewan serta hilangkanlah seluruh kendala darinya.”[Shahih Hadits Riwayat Bukhari( 5472), buat lebih lengkapnya amati Fathul Bari( 9/ 590- 592), serta Irwaul Ghalil( 1171), Syaikh Albani]

Arti melenyapkan kendala merupakan mencukur rambut balita ataupun melenyapkan seluruh kendala yang terdapat[Fathul Bari( 9/ 593) serta Nailul Authar( 5/ 35), Cetakan Darul Kutub Al-‘ Ilmiyah, pent]

عَنْسَمُرَةَبْنِجُنْدَبٍاَنَّرَسُوْلَاللهِصقَالَ:كُلُّغُلاَمٍرَهِيْنَةٌبِعَقِيْقَتِهِتُذْبَحُعَنْهُيَوْمَسَابِعِهِوَيُحْلَقُوَيُسَمَّى

Dari Samurah bin Jundab ia mengatakan: Rasulullah bersabda:“ Seluruh anak balita tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan( kambing), diberi nama serta dicukur rambutnya.”[Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa’ I 7/ 166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/ 7- 8, 17- 18, 22, Angkatan darat(AD) Darimi 2/ 81, serta lain- lainnya]

أَنَّعَائِشَةَأَخْبَرَتْهَاأَنَّرَسُولَاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَأَمَرَهُمْعَنْالْغُلَامِشَاتَانِمُكَافِئَتَانِوَعَنْالْجَارِيَةِشَاةٌ

Dari Aisyah ia mengatakan: Rasulullah bersabda:“ Balita pria diaqiqahi dengan 2 kambing yang sama serta balita wanita satu kambing.”[Shahih, Hadits Riwayat Ahmad( 2/ 31, 158, 251), Tirmidzi( 1513), Ibnu Majah( 3163), dengan sanad hasan]

عَنْابْنِعَبَّاسٍأَنَّرَسُولَاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَعَقَّعَنْالْحَسَنِوَالْحُسَيْنِكَبْشًاكَبْشًا

Dari Ibnu Abbas bahwasannya Rasulullah bersabda,“ Mengaqiqahi Hasan serta Husain dengan satu kambing serta satu kambing.”[HR Abu Dawud( 2841) Ibnu Jarud dalam kitab al- Muntaqa( 912) Thabrani( 11/ 316) dengan sanadnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Daqiqiel‘ Ied]

عَنْعَمْرِوبْنِشُعَيْبٍعَنْاَبِيْهِعَنْجَدّهِقَالَ،قَالَرَسُوْلُاللهِصمَنْاَحَبَّمِنْكُمْاَنْيَنْسُكَعَنْوَلَدِهِفَلْيَفْعَلْعَنِاْلغُلاَمِشَاتَانِمُكَافِئَتَانِوَعَنِاْلجَارِيَةِشَاةٌ

Dari‘ Amr bin Syu’ aib dari bapaknya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda,“ Barangsiapa diantara kamu yang mau menyembelih( kambing) sebab kelahiran balita hingga hendaklah dia jalani buat pria 2 kambing yang sama serta buat wanita satu kambing.”[Sanadnya Hasan, Hadits Riwayat Abu Dawud( 2843), Nasa’ I( 7/ 162- 163), Ahmad( 2286, 3176) serta Abdurrazaq( 4/ 330), serta dishahihkan oleh al- Hakim( 4/ 238)]

Dari Fatimah binti Muhammad kala melahirkan Hasan, ia mengatakan: Rasulullah bersabda:“ Cukurlah rambutnya serta bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.”[Sanadnya Hasan, Hadits riwayat Ahmad( 6/ 390), Thabrani dalam“ Mu’ jamul Kabir” 1/ 121/ 2, serta al- Baihaqi( 9/ 304) dari Syuraiq dari Abdullah bin Muhammad bin Uqail]

Dari dalil- dalil yang diterangkan di atas hingga bisa diambil hukum- hukum menimpa seputar aqiqah serta perihal ini dicontohkan oleh Rasulullah para teman dan para ulama salafus sholih.