Software yang Dibutuhkan

Remote komputer ini tidak memerlukan software khusus karena memang sudah ada pada setiap PC. Namun, pastikan saja, sebelum menggunakana aksi remote komputer, Anda sudah meng-update Windows dengan RDC Terminal Client versi 6. Program ini bisa ditemukan di Start, pilih “Program”. Kemudian, pilih “Accessoris” dan pilih “RDC (Remote Desktop Control)”.

Pilihan ini akan muncul jika komputer Anda menggunakan Operation System (OS) Window XP. Biasanya, Windows XP yang digunkan adalah Windows XP profesional, bukan yang home edition. Windows XP home edition tidak akan menyediakan pilihan ini. Begitu pula, untuk komputer dengan OS Windows 98 atau lainnya.

Persyaratan untuk Penggunaan RDC

Ada beberapa persyaratan yang diperlukan untuk dapat menggunakan remote komputer dengan RDC. Persyaratan wajib dipenuhi untuk pengoperasian remote komputer sebagai alat pengendali komputer yang terhubung dalam jaringan (LAN).

  1. Aktifkan pilihan “Allow users to connect remotely to this computer” pada Control Panel di komputer tujuan. Caranya, Anda masuk ke Start, lalu pilih “Control Panel”. Kemudian, pilih “System” dan klik “Remote Setting”. Tinggal Anda centang, lalu klik “OK”. Jika komputer tujuan jaraknya jauh atau bahkan berbeda lantai, Anda bisa gunakan remote registri-nya untuk mengaktifkan izin RDC ini.
  2. Pastikan. Untuk menggunakan RDC ini, Anda harus mengetahui user dan password untuk log in di komputer tujuan. Untuk keperluan ini, ada baiknya dalam sebuah perusahaan, setiap pengguna komputer wajib memberikan informasi user dan password untuk komputer mereka masing-masing.
  3. Komputer Anda dan komputer tujuan harus berada dalam satu jaringan agar RDC-nya dapat digunakan dengan efektif.

Cara Kerja

Jika semua persyaratan sudah dipenuhi, Anda tinggal melakukan remote komputer dengan mengoperasikan RDC ini. Caranya, Anda tinggal klik”Start”, lalu pilih “Accessoris”. Kemudian, Anda pilih “Communication”. Selanjutnya, pilih “Remote Desktop Connection”. Jika sudah, langkah selanjutnya Anda tinggal isi nomor IP atau nama komputer tujuan di isian komputer. Lalu, klik “Connect”.

Jika prosesnya sudah selesai, Anda pun bisa menguasai penggunaan komputer tujuan. Anda bisa mengontrol, mengendalikan. Bahkan, melakukan perbaikan jika sistem pada komputer tujuan bermasalah. Pastikan saja Anda tidak salah user dan pasword untuk log in ke komputer yang dituju.

Hal tersebut diperlukan agar tidak ada kesalahan. Misalnya, ketika komputer A yang bermasalah, Anda malah meremote komputer B atau sebaliknya.

Source : Premium WordPress Plugins and Premium WordPress Themes