Bahaya Paraben Untuk Kulit dan Keunggulan Didalamnya – Paraben ialah zat yang terdapat di dalam produk kecantikan yang dipandang beresiko

Beragam tipe paraben yang terdapat di dalam beberapa produk setiap hari

 

maklon kosmetik

Cari Pabrik Maklon Kosmetik dan Skincare Terbaik? Cek Disini

 

Bahaya paraben untuk kesehatan

Bukti dibalik pemakaian paraben dalam produk kecantikan

Sekian tahun terakhir, beberapa aktivis lingkungan beramai-ramai mempropagandakan pemakaian kosmetik yang bebas paraben alias paraben free. Ada apakah sebenarnya dengan paraben dan apa bahaya kandungan ini untuk manusia?

Paraben (akronim dari p-hydroxybenzoic acid esters) ialah zat kimia yang mempunyai peranan serupa sebagai pengawet hingga kosmetik itu tidak cepat kedaluwarsa. Dampak ini didapatkan karena paraben bisa membunuh mikroorganisme, seperti bakteri dan lumut, yang kemungkinan berkembang di produk itu.

Tipe paraben yang umum dipakai pada kosmetik ialah methylparaben, polyparaben, buthylparaben, dan ethylparaben. Sering, beberapa produk kecantikan memakai lebih satu tipe paraben dalam produk mereka itu.

Produk kecantikan yang umumnya memiliki kandungan paraben ialah make-up, cream pangkas, shampo dan produk perawatan rambut yang lain, pelembap, dan deodoran. Terkadang, produk ini memberikan nama lain dari paraben, yakni 4-hydroxy methyl ester benzoic acid atau methyl 4-hydroxybenzoate.

– Bahaya Paraben Untuk Kesehatan

Bahaya paraben untuk kesehatan

Menurut beberapa aktivis lingkungan, paraben bisa teresap pada tubuh dan memunculkan beragam permasalahan kesehatan serius untuk manusia. Beberapa bahaya paraben di mata beberapa aktivis itu ialah:

  1. Kanker Payudara

Kanker payudara

Penyakit akut yang kerap digaungkan sebagai dampak jelek dari paraben ialah kanker payudara. Ini dikuatkan oleh riset yang mengatakan jika memang diketemukan tapak jejak paraben dalam payudara pasien kanker pada wanita itu.

Meski begitu, kandungan paraben dalam sel kanker payudara sangat sedikit. Dalam kata lain, tidak dapat diambil kesimpulan jika pemakaian produk yang memiliki kandungan paraben langsung bisa menyebabkan berlangsungnya kanker payudara.

 

Baca juga: 7 Cara Jitu Menghilangkan Flek Hitam Dalam 1 Jam

 

  1. Mengusik Mekanisme Reproduksi

Mengusik mekanisme reproduksi

Saat masuk ke badan, paraben mempunyai peranan seperti hormon estrogen hingga bisa mengusik kerja hormon itu pada tubuh. Mengakibatkan, Anda akan alami masalah mekanisme reproduksi, masalah fertilitas, sampai masalah menstruasi.

Pada ibu hamil, paraben disebut bisa menyebabkan timbulnya beragam kompleksitas kehamilan. Kompleksitas yang diartikan ialah melahirkan secara prematur sampai janin dengan berat tubuh lahir yang rendah.

Iritasi kulit

  1. Iritasi Kulit

Pemakaian paraben yang terus-terusan dipercayai akan mengakibatkan kulit Anda jadi lebih peka. Salah satunya efek periode pendek yang kemungkinan Anda alami ialah berlangsungnya iritasi kulit di tempat yang kerap dibalurkan kosmetik yang memiliki kandungan paraben.

Bukti dibalik pemakaian paraben dalam produk kecantikan

– Bukti di Balik Pemakaian Paraben Dalam Produk Kecantikan

Mengangsung bahaya paraben itu, sekarang ini telah banyak kosmetik yang memberikan cap paraben free alias tidak memiliki kandungan paraben sama sekalipun. Juga, pemakai beberapa produk kecantikan yang bebas paraben ini telah mempunyai penganutnya sendiri, bahkan juga Anda kemungkinan ialah satu diantaranya.

Meski begitu, Tubuh Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) belum mengategorikan paraben sebagai kandungan pada kosmetik yang perlu dijauhi. FDA juga mengatakan paraben belum bisa dibuktikan mengakibatkan timbulnya beragam permasalahan kesehatan pada manusia.

Di Indonesia sendiri, Tubuh Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membolehkan pemakaian paraben pada produk kecantikan. Tetapi, kandungannya jangan lebih dari 0,4 % untuk paraben tunggal dan 0,8 % untuk paraben kombinasi.

 

Baca juga: Maklon Adalah

 

Bila Anda teriritasi sesudah memakai kosmetik yang memiliki kandungan paraben, seharusnya stop pemakaian untuk menahan berlangsungnya kulit peka. Ini juga berlaku pada kosmetik yang paraben free, tetapi tetap memiliki kandungan bahan pengawet lain, seperti alkohol, ammonium kuartener, kelompok fenol, anti-oksidan BHA, Vitamin E, dan asam benzoat.

Untuk pastikan produk kosmetik Anda aman dari zat kimia beresiko, yakinkan Anda selalu memeriksa formasnyai. Yakinkan produk itu mempunyai nomor register BPOM. Anda juga bisa memeriksa daftar produk yang aman dipakai lewat situs sah BPOM.

perawatan kulitproduk kecantikan