Selama bertahun-tahun biasanya masyarakat hidup berlawanan dengan bisnis dan perusahaan besar. Salah satu di antaranya biasanya tumbuh berkembang menjadi semakin besar dengan mengorbankan satu lainnya dalam hal ini lebih sering masyarakat. Ada sebuah gerakan baru yang disebut dengan CSV, lantas apa itu CSV dan apa keuntungan yang akan didapat?

Konsep CSV

Persepsi masyarakat terhadap sebuah perusahaan seringkali buruk karena dianggap tidak punya tanggung jawab secara sosial dalam beberapa dekade terakhir. Biasanya ketika perusahaan memberikan sebuah polusi atau dampak buruk, harus ada timbal balik pada lembaga yang berusaha memerangi polusi. Dulu, semua ini dianggap baik-baik saja dan masuk ke dalam sebuah program perusahaan yang disebut dengan Social Responsibility.

Sekarang, pihak perusahaan mengambil konsep sedikit berbeda yaitu menciptakan sebuah nilai bersama. Alih-alih membayarkan sejumlah uang, perusahaan mulai aktif untuk bekerja sama dan meningkatkan taraf hidup dalam sebuah komunitas. Perusahaan sendiri yang menjalankan program ini alih-alih menyumbang uang untuk sebuah program saja.

Ada upaya untuk mengintegrasikan tanggung jawab sosial langsung ke dalam praktik bisnis dalam kegiatan yang baik untuk komunitas. Ketika komunitas berkembang, maka nantinya akan ada pundi-pundi uang yang nantinya juga dipakai untuk membeli produk perusahaan. Keduanya saling berkontribusi secara adil dalam membangun iklim yang lebih baik.

Apa itu CSV? Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa CSV sendiri merupakan program baru perkembangan dari CSR. Penerapan CSV sendiri dilakukan dengan mengintegrasikan rantai perusahaan bersama dengan perusahaan itu sendiri. Prinsip utama yang dibawa adalah berkembang bersama, jadi tidak hanya menguntungkan satu pihak saja.

Keuntungan yang Didapat

Secara kasat mata mungkin program ini terasa cukup membingungkan karena tidak sekongkrit program CSR sebelumnya. Bentuk-bentuk CSV sendiri dalam sebuah perusahaan bentuknya bisa tidak sama dengan CSV yang dilakukan perusahaan lainnya. Tetapi ada satu tujuan yang sama yaitu untuk berkembang bersama dan terus menjaga kelangsungan bisnis perusahaan.

CSV diwujudkan salah satunya dalam bentuk pemberdayaan rantai pasok dimana hal ini sebenarnya dilakukan juga untuk kepentingan perusahaan. Perusahaan akan mendapatkan petani yang terus memberi bahan baku untuk produksi, sedangkan petani bisa mendapatkan upah yang layak.

Ketika sebuah citra perusahaan di lingkungan bisa dianggap baik dengan banyaknya bentuk kepedulian secara sosial, penjualan juga akan naik. Kerja sama seperti ini bisa menciptakan sebuah lingkungan yang sustain dan berkelanjutan dalam jangka lama. Perusahaan bisa tetap bertahan meskipun iklim bisnis saat ini bisa dikatakan cepat berubah dan cukup sengit.

Pemahaman terkait apa itu CSV sebenarnya tidak lagi penting, kini tinggal bagaimana perusahaan mau melakukan aksi nyata. Nestle menjadi yang terdepan dalam pelaksanaan program CSV tidak hanya pada rantai pasok, tetapi juga dalam keseriusan menjaga lingkungan.