Bagi analis kimia, kebolehan melaksanakan titrasi sudah menjadi kebolehan yang perlu bisa. Paling tidak melaksanakan titrasi asam basa dan menyimpulkan hasilnya. Kemampuan ini pula diajarkan semenjak di sekolah sampai dipraktekan dalam tugas sehari-hari di lab.

Saat ini banyak lab yang masih melaksanakan titrasi secara manual yang dijalankan oleh para analisnya. Selain murah Kalibrasi Adalah titrasi manual diklaim mampu secara lebih cepat dijalankan oleh analis yang berpengalaman.

Ya, yang memiliki pengalaman dengan sebutan lain dengan jam terbang yang sudah mumpuni. Ditambah lagi dengan variabel indera penglihatan yang masih baik.

Namun, bagaimana kalau keadaan indera penglihatan sudah kurang baik sejalan usia berasal dari para analisnya? Tentunya ini memengaruhi hasil titrasi.

Belum termasuk koordinasi motorik di mana kala Info visual berasal dari mata diteruskan ke otak dan diolah selanjutnya diteruskan ke jari jemari untuk membua atau menutup keran titrasi.

Bagaimana jikalau keadaan analis sedang mengali gangguan syaraf, atau terganggu akibat keadaan kelelahan atau kecelakaan? Tentunya dapat memengaruhi hasil titrasi.

Sebagai metode analisis kimia tertua, titrasi memang masih mengandalkan perlakuan manual. Namun demikian, mutu pelaku serta variabel yang condong mampu mengalami pergantian tentu saja dapat memengaruhi hasil titrasi.

Saat ini, mutu titrasi mampu dikendalikan dan dipastikan senantiasa baik dengan pakai metode titrasi otomatis.

Ini dia 7 alasan titrasi otomatis lebih baik dibanding titrasi manual :

-Potentio listrik mendeteksi kestabilan pergantian reaksi supaya lebih akurat dibandingkan dengan mata mendeteksi pergantian warna.

-Potentio listrik mendeteksi kestabilan pergantian reaksi supaya lebih akurat dibandingkan dengan kecepatan tangan menutup atau membuka keran titrasi sampai meraih titik netralnya.

-Titrasi otomatis mampu dijalankan secara paralel sampai 4 sampel secara sejalan dalam satu kali pengoperasian instrumen. Hal ini dapat menaikkan produktifitas pengukuran di laboratorium anda.

-Titrasi otomatis mampu mempercepat tugas dan pekerjaan kamu dengan memilih mode pengukuran titrasi sesuai dengan sampelnya, kalau metode asam basa, TAN, TBN ataupun vitamin C hanya dengan menekan tombol untuk memilih memori pengukuran berdasarkan metode.

-Titrasi otomatis mampu dijalankan sesuai jadwal yang kamu perlukan supaya sistem preparasi saja yang dapat pakai waktu kerja anda, jadwal titrasi mampu dibuatkan jadwal terhadap waktu kamu sedang beristirahat di rumah. Tentunya, waktu kamu tiba di lab, maka semua sampel yang diukur sudah selesai dan kamu mampu menganalisa hasilnya.

-Data pengukuran titrasi safe tersimpan dalam instrumen maupun dalam sistem yang terkoneksi. Hal ini mampu dijadikan acuan mutu bagi laboratorim kamu gara-gara semua hasil pengukuran mampu diurutkan dan ditampilkan.

-Bagi Lab yang sudah terintegrasi ataupun yang dapat mengimplementasi LIMS, maka titrasi otomatis dengan instrumen Autotitrator terbaru kami GT310, mampu dikoneksikan dengan

LIMS untuk integrasi knowledge yang mampu menolong analisa secara lebih aman, efektif, dan efisien.