akuntansi perusahaan jasa

Perusahaan jasa dan perusahaan dagang membutuhkan laporan akuntansi untuk mencatat dan melaporkan transaksi keuangannya. Akuntansi perusahaan jasa dan dagang tersebut bermanfaat bagi banyak pihak, seperti manajemen, pemerintah hingga investor.

Akuntansi perusahaan jasa menyajikan informasi keuangan yang bisa membantu pemakai informasi akuntansi untuk mengambil keputusan penting dalam bisnis.

Perusahaan jasa dan perusahaan dagang memiliki sedikit perbedaan dalam pelaporan akuntansi. Dari segi kompleksitasnya lebih sederhana perusahaan jasa daripada perusahaan dagang.

Berikut penjelasan tentang akuntansi perusahaan jasa yang dicatut dari akuntansilengkap.com sebagai situs akuntansi terpercaya.

Pengertian Akuntansi Perusahaan Jasa

Akuntansi perusahaan jasa adalah sistem akuntansi yang digunakan dalam perusahaan jasa untuk mencatat dan melaporkan transaksi keuangan yang terjadi pada periode waktu tertentu.

Pendapatan dari layanan jasa yang diberikan kepada klien akan dicatat sebagai pendapatan dan menambah kas perusahaan. Pembelian perlengkapan kantor, seperti laptop, kendaraan, mesin print akan menambah jenis harta berupa perlengkapan, namun mengurangi kas perusahaan.

Pada akhir periode, dapat dilihat jumlah seluruh transaksi keuangan dan bisa diketahui jumlah keuntungan atau kerugian perusahaan.

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Siklus akuntansi perusahaan jasa adalah proses akuntansi yang berlangsung dari awal hingga akhir periode akuntansi. Perusahaan jasa memiliki berbagai transaksi yang berbeda dengan perusahaan dagang sehingga pada siklus akuntansi berikut juga berbeda.

Berikut tahapan siklus akuntansi perusahaan jasa.

Identifikasi Transaksi

Identifikasi transaksi adalah tahap siklus akuntansi pertama kali yang harus dilalui pasalnya dalam tahap ini transaksi akan dicek keasliannya supaya bisa dimasukkan ke dalam catatan keuangan.

Membuat Jurnal Umum

Jurnal umum adalah siklus akuntansi perusahaan jasa yang kedua dimana transaksi yang telah diidentifikasi akan dipindahkan ke jurnal umum. Di dalam jurnal umum akan dicatat berupa tanggal transaksi, nama transaksi dan nominalnya di kolom debit maupun kredit.

Posting ke buku besar

Posting ke buku besar adalah tahap memindahkan transaksi yang sama ke dalam satu tabel rekening akun. Misalnya transaksi pembelian peralatan maka akan dicatat di rekening peralatan di buku besar.

Dari masing-masing transaksi yang terjadi dihitung hasil akhirnya untuk dipindahkan ke neraca saldo.

Membuat Neraca Saldo

Neraca saldo merupakan catatan yang berisi hasil akhir masing-masing rekening akun dari buku besar.

Neraca saldo setelah disesuaikan

Neraca saldo setelah disesuaikan adalah neraca yang berguna untuk mencatat perubahan jumlah rekening akun tertentu yang telah berubah di jurnal penyesuaian.

Neraca lajur

Neraca lajur adalah catatan akuntansi berupa tabel dengan beberapa kolom yang isinya daftar transaksi yang terjadi pada siklus akuntansi sebelumnya.

Laporan keuangan

Laporan keuangan adalah catatan yang berisi harta, kewajiban dan perubahan modal perusahaan.

Jurnal penutup

Jurnal penutup adalah jurnal khusus untuk menutup rekening pendapatan dan beban. Rekening ini harus ditutup supaya tidak terjadi double data di periode berikutnya.

Jurnal pembalik

Jurnal pembalik adalah jurnal untuk mengembalikan akun yang dicatat pada jurnal penyesuaian. Hal ini bertujuan supaya akun-akun tersebut menunjukkan keadaan yang sebenarnya.

Neraca akhir dan awal

Neraca akhir dan awal adalah catatan berupa hasil akhir dari transaksi keuangan perusahaan.

Perbedaan Akuntansi Perusahaan Jasa Dan Perusahaan Dagang

 

  • Tidak ada transaksi harga pokok penjualan atau harga pokok pembelian pada perusahaan jasa.

  • Tidak ada persediaan barang dagang karena produk perusahaan berupa layanan.

  • Tidak ada transaksi retur pembelian ataupun retur penjualan